Inspirator Gerakan Rakyat, Anies Baswedan, memberikan orasi yang membakar semangat ratusan peserta dalam Kelas Kader Gerakan Rakyat yang digelar di GOR Bonlab, Tambun Selatan, Bekasi, Sabtu (17/1). Dalam kesempatan tersebut, Anies menegaskan bahwa visi besar gerakan ini adalah memastikan keadilan menjadi fondasi utama bagi persatuan dan kesejahteraan bangsa.
Keadilan sebagai Syarat Mutlak Kerukunan Anies menyampaikan bahwa kerukunan tidak boleh hanya menjadi slogan tanpa realitas. Ia menekankan bahwa musuh nyata dari persatuan adalah rasa ketidakadilan yang dirasakan masyarakat.
"Kerukunan tidak bisa dibangun hanya dengan kata-kata atau imbauan. Kerukunan itu dibangun di atas rasa keadilan. Ketika setiap warga merasa memiliki kesempatan yang sama untuk maju, di situlah persatuan akan menjadi kokoh," tegas Anies.
Ekonomi yang Berkualitas Terkait pertumbuhan ekonomi, Anies menyoroti bahwa angka-angka statistik tidak ada artinya jika tidak berdampak pada kesejahteraan rumah tangga. Ia ingin memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi dirasakan hingga ke level mikro.
"Kita tidak ingin pertumbuhan yang hanya menetes ke bawah, kita ingin pertumbuhan yang mendorong yang di bawah untuk naik. Ekonomi harus sampai ke meja makan setiap rakyat," lanjutnya.
Pesan Integritas dan Kerendahan Hati Selain membahas isu makro, Anies juga memberikan pesan mendalam mengenai etika perjuangan kepada para kader:
- Ia menegaskan bahwa Gerakan Rakyat bukan tempat untuk mengejar kepentingan pribadi, tender, atau proyek, melainkan murni wadah perjuangan integritas.
- Gerakan ini digerakkan oleh kontribusi kolektif (iuran) baik berupa gagasan, jaringan, maupun sumber daya.
- Kader diminta untuk selalu rendah hati dan tidak merasa superior (merasa paling benar). Anies menginstruksikan kader untuk menyapa semua elemen masyarakat dengan cara yang sopan dan setara, meneladani kerendahan hati para pendiri bangsa.
Kelas Kader Gerakan Rakyat yang berlangsung pukul 08.00-11.00 WIB ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting seperti Tom Lembong, Ketua Umum Gerakan Rakyat Sahrin Hamid, serta Ketua Dewan Pakar Sulfikar Amir. Kehadiran mereka memperkuat kurikulum pelatihan bagi para kader dalam memahami pemetaan sosial dan strategi ekonomi kerakyatan.
Kelas Kader di Tambun ini diharapkan menjadi motor penggerak bagi sel-sel perjuangan rakyat di wilayah Bekasi dan sekitarnya guna mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur bagi semua.
